Definisi dan klasifikasi

Meningkatnya frekuensi BAB dan berubahnya konsistensi menjadi lebih lunak atau bahkan cair.

  • Berdasarkan ada tidaknya darah:

          ◦Diare cair akut

          ◦Diare berdara

  • Berdasarkan lamanya:

           ◦Diare akut  <14 hari

           ◦Diare persisten  >14 hari

Diare cair akut

  • BAB lembek atau cair, dapat berupa air saja, frekuensi >3 kali atau lebih sering dari biasanya dalam 24 jam, berlangsung <14 hari.
  • Etiologi diare cair akut:

           * Rotavirus

            * Enterovirus

Disentri (diare berdarah)

  • Episode diare akut yang pada tinjanya ditemukan darah → terlihat secara kasat mata
  • Sindrom disentri: diare dg darah dan lendir dalam feses dan adanya tenesmus
  • Etiologi disentri:

           ◦Shigella

           ◦Salmonella

           ◦Campylobacter jejuni

           ◦E. coli

           ◦Entamoeba hystolitica

  • Disentri menyebabkan 15-25% kematian akibat diare pada anak <5 tahun
  • Komplikasi lebih berat
  • Karena bakteri bersifat invasif → mengeluarkan toksin → kerusakan sel epitel mukosa usus → berdarah → tampak pada tinja

Tatalaksana 

       Lima Lintas Tatalaksana Diare:

  • Rehidrasi
  • •Dukungan nutrisi
  • •Suplemen zinc
  • •Antibiotik selektif
  • •Edukasi orang tua

Rencana Terapi A untuk mengobati diare di rumah

* Gunakan cara ini untuk mengajari ibu:

  • Teruskan mengobati anak diare di rumah
  • Berikan terapi awal bila terkena diare

* Menerangkan terapi diare di rumah

1.Berikan anak lebih banyak cairan daripada biasanya untuk mencegah diare

  • Cairan rumah tangga (makanan cair, oralit)
  • Berikan larutan ini sebanyak anak mau
  • Teruskan pemberian larutan ini hingga diare berhenti

2. Beri tablet zinc

  • <6 bulan: 10mg (1/2 tablet) per hari
  • >6 bulan: 20mg (1 tablet) per hari
  • Zinc diberikan selama 10-14 hari berturut-turut → meskipun anak sudah sembuh dari diare

3. Beri anak makanan untuk mencegah kurang gizi

  • Teruskan ASI
  • Bila anak tidak mendapat ASI → berikan susu yg biasanya diberikan
  • Bila >6 bulan yg telah mendapat makanan padat:
  • Berikan bubur dg campuran sayur, daging, ikan, minyak sayur 1-2 sendok teh
  • Berikan sari buah, pisang halus menambah kalium§Berikan makanan segar
  • Bujuk anak untuk makan
  • Berikan makanan yg sama setelah diare berhenti, berikan porsi makanan tambahan setiap hari selama 2 mgg

4. Bawa anak kepada petugas kesehatan bila anak tidak membaik dalam 3 hari atau menderita:

  • BAB cair lebih sering
  • Muntah terus menerus
  • Rasa haus yg nyata
  • Makan atau minum sedikit
  • Demam
  • Tinja berdarah

5. Anak harus diberi oralit di rumah apabila:

  • Setelah mendapat rencana terapi B atau C
  • Tidak dapat kembali kpd petugas kesehatan bila diare memburuk

PENCEGAHAN DIARE

žFOOD :

makanan yang higienis, penyediaan air minum yang bersih, serta kebersihan perorangan keluarga. memberikan ASI eksklusif kepada anak yang berusia di bawah enam bulan.

žFESES :

buang air besar pada tempatnya. Bersihkan popok bayi secara berkala. Cuci tangan memakai sabun.

žFLY :

 lalat sudah dikenal sebagai pembawa bakteri dari barang-barang yang kotor, atau tidak bersih. Upayakan agar lingkungan rumah selalu bersih. Tutup tempat makanan.

žFINGER :

cuci tangan memakai sabun. Usahakan mencuci tangan sebelum memegang bayi