PENGERTIAN ASI EKSLUSIF

ASI Eksklusif adalah perilaku dimana hanya memberikan Air SusuIbu (ASI) dari sejak lahir sampai berumur 6 bulan pertama

  • Mengapa harus diberikan sampai usia 6 bulan
  1. Gizi ASI sudah cukup memenuhi kebutuhan bayi
  2. Pencernaan bayi hanya sesuai untuk ASI
  3. Penting untuk perkembangan anak
  4. Makanan lain secara tidak langsung dapat mengurangi produksi ASI
  • Manfaat ASI Eksklusif bagi bayi :
  1. ASI sebagai nutrisi terbaik
  2. ASI meningkatkan daya tahan tubuh bayi
  3. ASI Eksklusif meningkatkan kecerdasan
  4. ASI Eksklusif meningkatkan jalinan kasih sayang
  • Manfaat menyusui bagi ibu :
  1. Merangsang kembalinya kondisi rahim
  2. Pengeluaran ASI juga optimal
  3. Dapat menekan kesuburan
  4. Ekonomis
  5. Menghindari kanker payudara
  6. Menimbulkan rasa bangga dan bahagia
  7. Dapat diberikan kapan dan dimana saja
  8. Praktis dan efisien
  • Dampak Bila Tidak Asi Eksklusif :
  1. Menurunnya daya tahan tubuh bagi bayi
  2. Menghambat pertumbuhan, perkembangan serta kecerdasan otak
  3. Hubungan kasih sayang antara bayi dan ibu tidak terjalin secara dini
  • Cara Penyimpanan ASI :
  1. Segera tempatkan pada lemari pendingin dan tidak disimpan <72 jam.
  2. ASI disimpan dalam botol yang steril. Diberi label tanggal dan jam simpan.
  3. Pompa ASI langsung kedalam kantong pembeku.
  4. Cairkan ASI beku dengan menempatkan pada wadah yang tertutup dalam mangkuk berisi air hangat dalam waktu 30 menit.
  5. Di udara terbuka atau bebas tahan 6-8 jam.
  6. Di lemari es(4 °C) tahan 24 jam.
  7. Di lemari pendingin atau beku (-18°C) tahan 6 bulan.
  • Teknik Menyusui yang benar :
  1. Cucilah tangan sebelum meneteki.
  2. Mengoleskan ASI sedikit di putting dan sekitar areola payudara.
  3. Ibu duduk dengan kursi bersandar dan rendah atau berbaring.
  4. Bayi diletakkan menghadap perut ibu atau payudara.
  5. Bayi dipegang belakang bahunya dengan satu lengan, kepala bayi pada lengkung siku ibu, bokong ditahan dengan telapak tangan., kepala bayi tidak menengadah.
  6. Satu tangan bayi diletakkan dibelakang badan ibu, yang satu di depan badan ibu.
  7. Perut bayi menempel pada badan ibu, kepala bayi menghadap payudara.
  8. Telinga dan lengan bayi terletak pada satu garis lurus
  9. Ibu menatap dengan kasih sayang.
  10. Payudara dipegang dengan ibu jari, jari yang lain berada di bawah.
  11. Bayi diberi rangsangan agar membuka mulut dengan menyentuh pipi dan putting susu atau menyentuh sisi mulut bayi.
  12. Setelah bayi membuka mulut, kepala bayi didekatkan pada payudara.
  13. Usahakan sebagian besar areola payudara masuk kedalam mulut bayi.
    Setelah bayi mulai menghisap tidak perlu dipegang atau disangga.
  14. Melepas isapan bayi Jari kelingking dimasukkan ke mulut bayi melalui sudut mulut atau dagu bayi ditekan ke bawah.
  15. Setelah selesai menyusui, ASI dikeluarkan sedikit kemudian dioleskan pada putting susu dan areola sekutarnya. Biarkan kering dengan sendirinya.
  16. Menyendawakan bayi, Bayi digendong tegak dengan bersandar pada bahu ibu kemudian punggung ditepuk perlahan – lahan atau bayi tidur tengkurap di pangkuan ibu, kemudian punggungnya ditepuk perlahan – lahan.
  • Syarat-Syarat makanan bagi ibu menyusui :
  1. Susunan menu harus seimbang
  2. Dianjurkan minum 8 – 12 gelas/hari
  3. Menghindari makanan yang banyak bumbu, terlalu panas/dingin, tidak menggunakan alkohol, guna kelancaran pencernaan ibu
  4. Dianjurkan banyak makan sayuran berwarna
  • Makanan yang dianjukan bagi ibu menyusui :
  1. Jumlah dan mutunya lebih banyak dari pada saat hamil/keadaan biasa
  2. Bahan makanan sumber kalori : beras, roti, mie, kentang, bihundll
  3. Bahan makanan sumber protein : daging, telur, hati, ayam, ikan, tahu, tempe, kacang-kacangan dsb
  4. Bahan makanan sumber vitamin dan mineral yang dapat meningkatkan produksi ASI yaitu sayuran yang berwarna hijau/kuning, buah-buahan yang dagingnya berwarna merah/kuning,
  5. Mengkonsumsi aneka ragam bahan makanan sumber zat besi dalam jumlah yang cukup setiap harinya.
  6. Mengkonsumsi aneka ragam bahan makanan yang mengandung zat kapur/kalsium misalnya daun singkong, daun katuk, bayam, daun pepaya, singkong, keju, ikan teri, susu dan sebagainya.
  7. Perlu lebih banyak minum air putih untuk membantu memperbanyak produksi ASI
  • Hal penting dalam menyusui:
  1. Permintaan bayi : hendaknya ibu sesering mungkin menyusui bayinya karena dengan demikian produksi ASI akan bertambah banyak dan cukup untuk kebutuhan bayi.
  2. Psikologis ibu: ibu menyusui perlu istirahat cukup, ketenangan jiwa dan pikiran
  3. Perlu perawatan payudara untuk memberi rangsangan pada kelenjar susu agar produksi ASI meningkat
  • Pemberian ASI bagi ibu pekerja:
  1. Susuilah bayi pada pagi hari sebelum berangkat bekerja.
  2. Jika tempat kerja dekat dengan rumah, sewaktu-waktu sebaiknya pulang untuk menyusui
  3. Selama bekerja usahakan setiap3 jam memerah ASI
  4. Pulangkerja, setelah membersihkan diri segera susui bayi.
  5. ASI perah yang akan diberikan kepada bayi dihangatkan terlebih dahulu
  6. Berikan ASI perah dengan cara menyuap memakai sendok kecil,.
  7. ASI perah bila diletakkan dan disimpan disuhukamar