Visitasi Penilaian RSUD Kardinah Sebagai Rumah Sakit Pendidikan

image (48)

RSUD Kardinah Kota Tegal menjalani visitasi dalam rangka penetapan sebagai Rumah Sakit Pendidikan oleh Tim Visitasi Direktorat Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan RI yang dipimpin dr. Ester Marini Lubis, MKM. Turut hadir Wakil Walikota Tegal Muhamad Jumadi, ST.,MM, dengan didampingi Asisten II Setda Kota Tegal Herlien Tedjo Oetami, SH, Kepala Dinkes Kota Tegal dr Sri Primawati Indraswari, jajaran dokter RSUD Kardinah dan lainnya.

Visitasi yang dilaksanakan selama satu hari pada tanggal 15 Agustus 2019 ini dilakukan terhadap 5 standar RS Pendidikan sesuai Borang Penilaian yaitu meliputi :

Standar 1 (Standar Visi, Misi, Komitmen, dan Persyaratan)

Standar 2 (Standar Manajemen dan Administrasi)

Standar 3 (Standar Sumber Daya Manusia untuk Program Pendidikan Klinik)

Standar 4 (Standar Penunjang Medik)

Standar 5 (Standar Perancangan dan Pelaksanaan Program Pendidikan Klinik Yang Berkualitas).

Dalam sambutannya Plt. Direktur RSUD Kardinah dr. Hery Susanto, Sp.A mengungkapkan bahwa RSUD Kardinah sudah selayaknya menjadi Rumah Sakit Pendidikan. “Sampai saat ini, RSUD Kardinah dipakai untuk praktek program pendidikan dokter dan 27 institusi pendidikan kesehatan. RSUD Kardinah harus ditetapkan sebagai RS pendidikan.” Ujarnya.

Tim Visitasi Direktorat Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan RI dr. Ester Marini Lubis, MKM mengungkapkan bahwa RSUD Kardinah telah diberikan waktu untuk menjadi RS Pendidikan. Menurutnya, visitasi tersebut merupakan penilaian semua dokumen, implementasi input maupun output dapat terlaksana dengan baik sehingga RSUD Kardinah dapat ditetapkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan Satelit.

Nantinya, kata dr. Ester, tim visitasi akan melakukan penilaian, memberikan rekomendasi perbaikan dan RSUD Kardinah segera mengerjakan rekomendasi tersebut. “Rumah Sakit Pendidikan nantinya selain melakukan pelayanan juga mendidik calon tenaga kesehatan,” ungkap dr. Ester. Dokter Ester berharap kepada Pemerintah Kota Tegal agar dibantu baik secara moral, anggaran, SDM, sarana dan prasarana sehingga memenuhi standar sebagai rumah sakit pendidikan. Saat ini ada kurang lebih 386 rumah sakit yang menyelenggarakan pendidikan, namun baru 112 yang sudah ditetapkan menjadi RS Pendidikan, ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tegal M. Jumadi mengungkapkan kegemberiaannya, sebab dengan adanya kunjungan tim visitasi itu menandakan selangkah lagi RSUD Kardinah menjadi RS Pendidikan Satelit. Jumadi mengatakan selama ini RSUD Kardinah telah melaksanakan standar sebagai rumah sakit pendidikan. Hal itu dibuktikan bahwa RSUD Kardinah telah memiliki fungsi ganda, yakni disamping berfungsi memberikan pelayanan medis kepada masyarakat juga berfungsi sebagai tempat pembelajaran bagi calon dokter baik dokter gigi dan dokter spesialis untuk meningkatkan kompetensi. Ia pun berpesan kepada RSUD Kardinah supaya tidak mengurangi pelayanan setelah menjadi Rumah Sakit Pendidikan. Jangan sampai menjadi RS Pendidikan pelayanan di RSUD Kardinah berkurang. Tetap layani masyarakat. RSUD Kardinah menjadi rumah sakit terbaik sebagai Rumah Sakit Pendidikan, katanya.
Dengan pelaksanaan ini semoga nantinya RSUD bisa menjadi Rumah Sakit Pendidikan sebagai wahana praktek yang bermutu dan sesuai dengan misinya yaitu mengembangkan pelayanan kesehatan sesuai dengan perkembangan teknologi kedokteran terkini berwawasan lingkungan (Continuous Improve). direktur RSUD Kardinah juga menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak dan upaya optimal jajaran RSUD Kardinah.